Haloo anglers!! Ketemu lagi di post saya.. Keliatan nya trend mancing dengan teknik casting ini semakin berkembang, mungkin karena sosial media dan acara mancing kali ya? Mulai dari pemancing konvensional sampai yang gak hobi mancing pengen ngerasain casting :D.

Tapi, teknik ini gampang2 susah lho.. mungkin karena masuk dalam golongan Sport Fishing, sehingga memerlukan keaktifan, stamina, juga power dari badan kita. Banyak yang berhasil, banyak juga yang menyerah ditengah jalan.. sayang deh tackle nya 😦

Oke lah masuk ke topik. Kali ini saya mau membagikan sedikit tips untuk masbro atau mbakbro yang baru mulai coba teknik casting.

Walaupun saya bukan master, shifu apa lagi sapu 😀 tapi seenggaknya saya bisa lah sedikiiiiit bagi pengalaman yang seada nya ini siapa tau membantu hehe…

 

  1. Pahami Spesifikasi Lure / Umpan Anda

Wuih ada spek nya ya!? Ada donk hehee… Banyak pemula yang lebih mementingkan bentuk lure dan warna sehingga kadang melupakan spek nya. Padahal menurut saya spek ini yang paling penting dibandingkan bentuk dan warna nya, karena spesifikasi lure ini juga yang akan membantu keberhasilan casting teman2.

(Contoh Nyomot Dari Google)
spesifikasi lure

 

 

 

 

 

 

 

 

Sebelum beli lure, sobat baca dulu spesifikasi kayak diatas. Kebanyakan gak selengkap contoh diatas, tapi Length (ukuran lure), Weight (berat lure),  dan action lure (floating, sinking, suspending, plongeant) pasti ada di spesifikasi lure. Nah teman2 mesti tau spesifikasi ini dan action lure beregerak nya kayak gimana. Untuk lebih detil mengenai action mungkin sobat bisa googling sambil mempelajari untuk lebih detailnya, karna klo dijelasin satu – satu disini bisa jadi buku novel :D.

 

2. Pahami Spesifikasi Tackle (Rod, Reel & Line)

Setelah paham mengenai spesifikasi lure, selanjutnya yang perlu dipahami adalah spesifikasi tackle. Karena casting butuh keaktifan alias harus semangat lempar lure terus menerus maka tentunya kita butuh tackle yang ringan.

Untuk rod / joran, ukuran lbs bisa pakai maksimal 16 – 20lbs dengan panjang 180cm dan tentunya harus pilih blank yang kecil supaya mengurangi beban (ini berlaku untuk rod BC & Spinning). Di spesifikasi rod juga terdapat info berapa batas berat maksimal lure yang dipakai di rod tsb.

Nah karakter rod juga beda – beda, kita harus sesuaikan lagi sama target dan spot yg kita tuju. Tapi kalau untuk pemula, saya rasa karakter slow – medium action sudah cukup.

Sedangkan reel, saya sarankan pakai ukuran kecil 1000 – 2500 untuk spinning dan 100 – 200 untuk reel baitcasting.

Line bisa menggunakan PE ukuran PE 1, 1,5 atau PE 2. Tergantung dari reel yang digunakan.

 

3. Pahami Spot dan Target 

Nah ini point yang terakhir, setelah kita .senjata berupa lure dan 1 set rod + reel maka selanjutnya siap mancing. Kalau mau casting, spot & target harus di analisa dulu. Kira – kira gimana kontur dasar nya, kedalaman spot juga di cek gimana rintangan nya. Selain itu juga kita harus sedikit memahami karakter predator air yang kemungkinan menyambar lure.

Kalau bagi saya, cara menyambar predator sama saja. Ketika menyambar lure, maka sang predator air akan lari dan biasanya mencari perlindungan berupa akar / ranting / batu di dasar air. Nah pinter – pinter fight dan setting drag deh ya.

Nah pilihan lure yang pas biasanya membuahkan peluang strike. Eh tapi jangan ngarep dulu, walaupun semua sudah terencana, sering kali juga terjadi “keboncosan” lho.. makanya mancing dengan teknik casting gak semudah yang dibayangkan dan trial and error sudah pasti ada, karena di dalam teknik casting tidak semudah mancing dengan menggunakan umpan alami. Jadi inti nya harus sabar, tekun dan teliti 😀

 

Oke kira-kira sekian tips yang bisa saya bagikan, semoga tip yang sangat dasar ini bisa jadi info buat temen2 yang baru mencoba teknik casting ataupun yang baru mau terjun ke teknik mancing casting.

Bagi yang mau sharing tips juga monggo… silahkan isi komentar dibawah untuk nambah pengetahuan temen2 yang lain.

Salam SSTTTRRIIKKKKKEEEEEE….!